PS Barito Putera merupakan klub sepak bola asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang berdiri pada 21 April 1988. Klub berjuluk Laskar Antas...
PS Barito Putera merupakan klub sepak bola asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang berdiri pada 21 April 1988. Klub berjuluk Laskar Antasari ini memiliki perjalanan panjang, dari pembentukan tim profesional hingga meraih gelar Divisi Utama musim 2011/2012.
Musim 2025/2026 menjadi bagian lain dari perjalanan Laskar Antasari. Klub membentuk kembali tim untuk menghadapi Liga 2 dengan mendatangkan pemain baru sekaligus mempertahankan sejumlah pemain dari musim sebelumnya.
Dari Persenus menuju Barito Putera
Menurut sejarah di situs resmi klub, perjalanan Barito berkaitan dengan klub amatir Persenus yang dibentuk H. Abdussamad Sulaiman pada 1975. Pada 1988, ia mendirikan PS Barito Putera dengan tujuan membangun klub profesional dan tampil dalam kompetisi Galatama.
Identitas klub berhubungan dengan Banjarmasin dan Kalimantan Selatan. Situs resmi menggunakan julukan Laskar Antasari dan menyebut Barito Mania sebagai kelompok suporternya. Nama, daerah asal, dan dukungan suporter menjadi bagian dari pengenalan klub kepada publik.
Dua tonggak prestasi
- 2008: Barito Putera menjuarai Divisi 2 dan mendapat promosi ke Divisi 1.
- 2011/2012: Barito menjuarai Divisi Utama setelah mengalahkan Persita Tangerang 2–1 di Stadion Manahan, Solo.
Gelar Divisi Utama mengantar Barito kembali ke tingkat tertinggi kompetisi nasional. Dua pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa sejarah klub juga mencakup proses naik melalui jenjang kompetisi.
Perubahan tim menjelang musim 2025/2026
Laporan ILeague pada 25 Juni 2025 mencatat Barito mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 2025/2026 dengan menunjuk Stefano Cugurra, atau Teco, sebagai pelatih kepala. Klub juga melepas sembilan pemain: lima pemain lokal dan empat pemain asing.
Pada periode persiapan itu, Wildan Ramdhani, Gian Zola, Muhammad Hargianto, dan Frendy Saputra termasuk pemain yang didatangkan. Rizky Pora, Bayu Pradana, serta Bagas Kaffa disebut di antara pemain yang dipertahankan. Catatan tersebut menjelaskan pembentukan tim pada pertengahan 2025, bukan daftar skuad terbaru untuk musim berikutnya.
Stadion 17 Mei dalam catatan pertandingan
Stadion 17 Mei memiliki hubungan panjang dengan Barito Putera. Penggunaannya pada musim 2025/2026 dapat dilihat dalam data pertandingan resmi ILeague: Barito menjamu Persiku Kudus di stadion tersebut pada 29 Maret 2026 dan bermain imbang 1–1.
Catatan tersebut memperlihatkan Stadion 17 Mei sebagai tempat berlangsungnya pertandingan kandang Barito pada periode itu. Hubungan klub dengan stadion dapat ditelusuri melalui sejarah klub sekaligus laga yang benar-benar dimainkan di sana.
Memahami identitas dan perjalanan klub
Sejarah Barito Putera mempertemukan identitas daerah, dukungan suporter, dan perjalanan melalui beberapa tingkat kompetisi. Catatan musim 2025/2026 menambahkan gambaran tentang pembentukan tim serta pertandingan kandang pada periode tersebut.
Dari pembentukan klub profesional pada 1988 hingga pembenahan tim pada pertengahan 2025, Barito memiliki catatan yang melampaui satu musim kompetisi. Gelar di tingkat Divisi 2 dan Divisi Utama menjadi tonggak penting, sementara Laskar Antasari tetap menjadi identitas yang melekat pada klub.
Baca juga: sejarah dan identitas PSS Sleman.
Sumber dan rujukan
- Barito Putera — profil dan sejarah resmi klub
- ILeague — pembentukan tim pada 25 Juni 2025
- ILeague — Barito Putera vs Persiku Kudus, 29 Maret 2026
Rujukan diperiksa pada 7 Oktober 2026.
Tidak ada komentar