Page Nav

HIDE

Bola.co.id

latest

Responsive Ads

Southampton vs West Ham: The Hammers Menang Telak 4-1 di Piala Liga Inggris

Southampton vs West Ham: The Hammers Menang Telak 4-1 di Piala Liga Inggris Bola.co.id -  Sepak Bola Inggris kembali menghadirkan pertan...

Southampton vs West Ham: The Hammers Menang Telak 4-1 di Piala Liga Inggris
Southampton vs West Ham: The Hammers Menang Telak 4-1 di Piala Liga Inggris

Bola.co.id
Sepak Bola Inggris kembali menghadirkan pertandingan menarik pada ajang EFL Cup 2026/2027. Southampton harus menerima kenyataan pahit setelah dikalahkan West Ham dengan skor telak 1-4 dalam pertandingan babak 1/32 final. Duel yang berlangsung di St. Mary's Stadium, Southampton, pada Rabu, 26 Agustus 2026 dini hari WIB, tersebut berjalan kompetitif pada babak pertama, tetapi West Ham tampil jauh lebih efektif setelah turun minum.

Southampton sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui L. Scienza pada menit ke-10. Keunggulan tersebut membuat tuan rumah memiliki momentum untuk mengendalikan pertandingan. Namun, West Ham tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan respons. J. Ajala mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-41 setelah menerima umpan dari L. Orford.

Setelah skor 1-1 bertahan hingga turun minum, pertandingan berubah drastis pada babak kedua. West Ham mencetak tiga gol tambahan melalui J. Ajala, T. Castellanos, dan J. Bowen. Southampton kesulitan memberikan respons terhadap tekanan dan efektivitas serangan tim tamu.

Hasil akhir 1-4 membuat Southampton harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi tersebut, sementara West Ham melangkah ke fase berikutnya dengan kemenangan meyakinkan. Selain mencatat empat gol, West Ham juga unggul dalam sejumlah indikator statistik penting, termasuk expected goals (xG), jumlah tembakan, peluang besar, serta sentuhan di kotak penalti lawan.

Southampton Membuka Keunggulan pada Menit ke-10

Pertandingan di St. Mary's Stadium dimulai dengan Southampton yang berusaha memanfaatkan status sebagai tuan rumah. Dukungan publik sendiri memberikan energi tambahan bagi pemain Southampton untuk tampil agresif sejak awal pertandingan.

Tekanan tersebut menghasilkan gol pembuka ketika L. Scienza mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-10. Southampton unggul 1-0 dan memiliki kesempatan untuk mengontrol jalannya pertandingan dengan lebih nyaman.

Gol cepat tersebut membuat West Ham berada dalam posisi harus mengejar. Namun, tim tamu tidak terlihat kehilangan struktur permainan. West Ham tetap membangun serangan dan mencoba mencari celah di lini pertahanan Southampton.

Sepanjang babak pertama, pertandingan berlangsung cukup berimbang. Southampton memiliki 58 persen penguasaan bola, sedangkan West Ham mencatatkan 42 persen. Dari sisi penguasaan bola, tuan rumah terlihat lebih dominan.

Meski demikian, penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan peluang berkualitas. Southampton hanya mencatatkan nilai expected goals sebesar 0,75, sedangkan West Ham mencapai 2,46. Perbedaan tersebut menjadi salah satu gambaran penting mengenai efektivitas kedua tim.

West Ham Menyamakan Kedudukan Sebelum Istirahat

Southampton mampu mempertahankan keunggulan selama sebagian besar babak pertama. Akan tetapi, pertahanan mereka akhirnya ditembus pada menit ke-41.

J. Ajala menjadi pemain yang mencetak gol penyama kedudukan untuk West Ham. Gol tersebut tercipta setelah Ajala menerima umpan dari L. Orford. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan sampai peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Bagi Southampton, gol tersebut menjadi pukulan karena mereka sebenarnya telah mampu menjaga keunggulan selama lebih dari 30 menit. Sebaliknya, West Ham memperoleh momentum penting menjelang turun minum.

Gol Ajala juga menjadi awal dari malam yang sangat produktif bagi pemain tersebut. Pada babak kedua, Ajala kembali mencetak gol untuk membawa West Ham berbalik unggul.

Statistik Babak Pertama Menggambarkan Laga yang Kompetitif

Jika melihat statistik keseluruhan, Southampton memang lebih banyak menguasai bola. Tuan rumah mencatatkan 58 persen penguasaan bola berbanding 42 persen milik West Ham.

Namun, West Ham lebih unggul dalam menciptakan ancaman. Secara keseluruhan, West Ham melepaskan 18 tembakan, sedangkan Southampton hanya menghasilkan 12 tembakan. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa tim tamu lebih sering mengarahkan permainan ke area berbahaya.

Statistik sentuhan di kotak penalti lawan juga memperkuat gambaran tersebut. West Ham mencatatkan 29 sentuhan di kotak penalti Southampton, sementara tuan rumah hanya membukukan 17 sentuhan di area penalti West Ham.

J. Ajala Membawa West Ham Berbalik Unggul

Memasuki babak kedua, West Ham menunjukkan perubahan yang signifikan. Tim tamu tampil lebih tajam dan berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-53.

J. Ajala kembali menjadi aktor penting. Setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-41, ia kembali mencetak gol untuk membuat West Ham unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Southampton yang sebelumnya berada dalam posisi unggul justru harus mengejar ketertinggalan. West Ham semakin percaya diri dan memiliki ruang lebih besar untuk memainkan pertandingan sesuai rencana mereka.

Keunggulan 2-1 juga menunjukkan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang. West Ham memiliki nilai xG 2,46 sepanjang pertandingan, jauh lebih tinggi dibandingkan Southampton yang hanya mencapai 0,75.

Perubahan Pemain Terjadi Setelah West Ham Memimpin

Setelah pertandingan memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. West Ham memasukkan M. Solomon, T. Castellanos, J. Bowen, dan A. Engels pada menit ke-59. Pergantian tersebut dilakukan ketika West Ham sudah unggul 2-1.

Pada menit ke-60, Southampton melakukan beberapa perubahan. K. Matsuki, S. Edozie, dan F. Downes masuk menggantikan sejumlah pemain yang sebelumnya tampil sejak awal. Pergantian tersebut menjadi upaya Southampton untuk meningkatkan intensitas permainan dan mengejar ketertinggalan.

Namun, perubahan komposisi pemain Southampton belum mampu mengubah arah pertandingan. West Ham justru terus mendapatkan kesempatan untuk menekan.

Southampton Kesulitan Mengubah Dominasi Bola Menjadi Peluang

Salah satu aspek menarik dari pertandingan ini adalah perbedaan antara penguasaan bola dan kualitas peluang. Southampton menguasai 58 persen bola, tetapi tidak mampu menciptakan peluang besar.

Dalam catatan statistik pertandingan, Southampton memiliki 0 big chances. Sebaliknya, West Ham menciptakan empat peluang besar.

Perbedaan tersebut sangat penting. Southampton memang lebih sering memegang bola, tetapi West Ham lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan menyerang. Kondisi inilah yang kemudian tercermin pada skor akhir.

Dalam sepak bola modern, penguasaan bola sering kali menjadi indikator penting, tetapi tidak dapat berdiri sendiri. Tim yang menguasai bola lebih banyak belum tentu menjadi tim yang menghasilkan peluang terbaik. Pertandingan Southampton melawan West Ham menjadi contoh nyata mengenai perbedaan antara possession dan attacking efficiency.

T. Castellanos Memperlebar Keunggulan West Ham

West Ham semakin menjauh pada menit ke-75. T. Castellanos mencetak gol ketiga untuk membuat skor berubah menjadi 1-3.

Gol tersebut semakin menyulitkan Southampton untuk bangkit. Dengan waktu pertandingan yang semakin terbatas, tuan rumah membutuhkan setidaknya dua gol untuk menyamakan kedudukan.

Castellanos mencetak gol setelah menerima umpan J. Veltman. Penyelesaian tersebut memperlihatkan efektivitas serangan West Ham yang mampu memanfaatkan ruang di lini pertahanan Southampton.

Setelah skor menjadi 1-3, West Ham berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Southampton harus bermain lebih terbuka untuk mencari gol, sementara kondisi tersebut justru berpotensi memberikan ruang bagi West Ham untuk melakukan serangan balik.

J. Bowen Menutup Pertandingan dengan Gol Keempat

Prediksi mengenai peluang Southampton untuk bangkit praktis berakhir pada menit ke-84. J. Bowen mencetak gol keempat West Ham dan mengubah skor menjadi 1-4.

Gol tersebut tercipta setelah Bowen menerima umpan dari L. Orford. Bagi West Ham, gol keempat memastikan kemenangan dengan margin tiga gol.

Bagi Southampton, gol tersebut menjadi penanda bahwa pertandingan sudah berada di luar jangkauan mereka. Hingga pertandingan berakhir, Southampton tidak mampu menambah gol.

Skor 1-4 menjadi hasil akhir pertandingan. West Ham mencetak tiga gol pada babak kedua setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada 45 menit pertama.

West Ham Unggul dalam Expected Goals

Data expected goals atau xG memberikan gambaran lebih mendalam mengenai performa kedua tim. Southampton hanya memiliki xG sebesar 0,75, sedangkan West Ham mencapai 2,46.

Expected goals merupakan metrik yang digunakan untuk memperkirakan kualitas peluang yang dimiliki sebuah tim. Angka yang lebih tinggi biasanya menunjukkan bahwa sebuah tim menciptakan peluang yang secara statistik lebih berpotensi menghasilkan gol.

Dalam pertandingan ini, perbedaan xG cukup besar. West Ham memiliki xG lebih dari tiga kali lipat Southampton. Kondisi tersebut sejalan dengan jumlah gol yang akhirnya tercipta.

Southampton hanya mencetak satu gol, sedangkan West Ham menghasilkan empat gol. Dengan demikian, statistik xG tidak hanya menunjukkan dominasi kualitas peluang West Ham, tetapi juga membantu menjelaskan mengapa tim tamu mampu menang dengan margin besar.

18 Tembakan West Ham vs 12 Milik Southampton

West Ham juga unggul dalam jumlah tembakan. Tim tamu mencatatkan 18 tembakan sepanjang pertandingan, sedangkan Southampton melepaskan 12 tembakan.

Selisih enam tembakan tersebut menunjukkan bahwa West Ham lebih aktif dalam menghasilkan percobaan ke arah gawang. Southampton sebenarnya tidak tertinggal terlalu jauh dalam volume tembakan, tetapi kualitas peluang menjadi pembeda utama.

Catatan empat big chances yang dimiliki West Ham juga memperlihatkan bahwa sebagian serangan mereka menghasilkan peluang berkualitas tinggi. Southampton, di sisi lain, tidak mencatatkan peluang besar dalam statistik pertandingan.

29 Sentuhan di Kotak Penalti Menunjukkan Agresivitas West Ham

West Ham mencatatkan 29 sentuhan di kotak penalti Southampton. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan 17 sentuhan yang dicatatkan Southampton di kotak penalti West Ham.

Statistik tersebut menjadi indikator lain bahwa West Ham mampu membawa bola ke area yang lebih berbahaya. Semakin sering sebuah tim memasuki kotak penalti lawan, semakin besar pula kemungkinan mereka menghasilkan peluang mencetak gol.

Dalam pertandingan ini, pola tersebut terlihat jelas. West Ham lebih sedikit menguasai bola, tetapi lebih sering membawa permainan ke wilayah berbahaya. Hasil akhirnya adalah empat gol untuk tim tamu.

Disiplin Pertandingan dan Pergantian Pemain

Pertandingan juga diwarnai beberapa catatan pelanggaran. C. Bragg menerima kartu pada menit ke-26 setelah melakukan foul. L. Scienza juga tercatat melakukan pelanggaran pada menit ke-34.

Setelah pertandingan memasuki babak kedua, pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk menjaga intensitas permainan. Southampton memasukkan F. Azaz pada menit ke-66 menggantikan R. Akachukwu.

West Ham juga terus melakukan penyesuaian komposisi. Pada menit ke-80, C. Larin masuk menggantikan L. Dobbin. Sementara pada menit ke-87, K. Casey masuk menggantikan D. Mukasa.

Serangkaian pergantian tersebut memperlihatkan bagaimana pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi, terutama setelah West Ham berbalik unggul.

St. Mary's Stadium Menjadi Saksi Kekalahan Southampton

Pertandingan berlangsung di St. Mary's Stadium, markas Southampton yang berada di Southampton, Inggris. Stadion tersebut memiliki kapasitas 32.384 penonton.

Bermain di kandang sendiri seharusnya memberikan keuntungan psikologis bagi Southampton. Mereka bahkan mampu mencetak gol lebih dahulu melalui Scienza. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak dapat dipertahankan.

West Ham berhasil mengubah tekanan menjadi hasil konkret. Setelah skor 1-1 pada babak pertama, tim tamu mencetak tiga gol tambahan pada babak kedua dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-1.

Jalannya Pertandingan Southampton vs West Ham

Babak Pertama

Southampton memulai pertandingan dengan agresif dan membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui L. Scienza. Gol tersebut membuat tuan rumah berada dalam posisi yang menguntungkan.

West Ham kemudian berusaha merespons. Southampton masih mampu menjaga keunggulan sampai mendekati akhir babak pertama, tetapi J. Ajala menyamakan kedudukan pada menit ke-41 melalui assist L. Orford.

Tidak ada gol tambahan setelah itu. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor sama kuat 1-1.

Babak Kedua

Babak kedua menjadi periode yang sepenuhnya berbeda. West Ham tampil lebih efektif dan Ajala kembali mencetak gol pada menit ke-53 untuk membuat skor menjadi 1-2.

Southampton kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengejar ketertinggalan. Namun, perubahan tersebut belum menghasilkan gol penyeimbang.

West Ham justru memperbesar keunggulan pada menit ke-75 melalui T. Castellanos. Skor berubah menjadi 1-3.

Sepuluh menit kemudian, J. Bowen mencetak gol keempat West Ham pada menit ke-84 setelah menerima umpan Orford. Southampton tidak mampu membalas dan pertandingan berakhir dengan skor 1-4.

Data Lengkap Southampton vs West Ham

Berdasarkan statistik pertandingan, Southampton memiliki 58 persen penguasaan bola, sedangkan West Ham 42 persen. Southampton menghasilkan 12 tembakan dan West Ham 18 tembakan.

Dalam kategori expected goals, Southampton mencatatkan 0,75, sementara West Ham memperoleh 2,46. Tuan rumah juga tidak mencatatkan big chances, sedangkan West Ham memiliki empat peluang besar.

Untuk sentuhan di kotak penalti lawan, Southampton membukukan 17 dan West Ham 29.

Data tersebut memberikan gambaran bahwa West Ham tampil lebih efektif dalam memanfaatkan situasi menyerang meskipun tidak mendominasi penguasaan bola.

Statistik Southampton West Ham
Skor 1 4
Expected Goals 0,75 2,46
Penguasaan Bola 58% 42%
Total Tembakan 12 18
Big Chances 0 4
Sentuhan di Kotak Penalti Lawan 17 29

Daftar Pencetak Gol Southampton vs West Ham

Southampton mencetak satu gol dalam pertandingan ini. L. Scienza menjadi pemain yang membawa tuan rumah unggul pada menit ke-10.

West Ham mencetak empat gol. J. Ajala mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-41 dan menit ke-53. T. Castellanos kemudian menambah gol pada menit ke-75, sebelum J. Bowen melengkapi kemenangan West Ham melalui gol pada menit ke-84.

Menit Pemain Tim
10' L. Scienza Southampton
41' J. Ajala West Ham
53' J. Ajala West Ham
75' T. Castellanos West Ham
84' J. Bowen West Ham

West Ham Menang karena Lebih Efektif

Jika pertandingan dianalisis secara menyeluruh, kemenangan West Ham bukan semata-mata ditentukan oleh jumlah penguasaan bola. Southampton memang memiliki possession lebih tinggi, tetapi West Ham memiliki keunggulan yang lebih penting dalam hal kualitas serangan.

Empat big chances, 18 tembakan, 29 sentuhan di kotak penalti lawan, serta xG 2,46 menunjukkan bahwa West Ham mampu menciptakan situasi berbahaya lebih konsisten.

Southampton memiliki 58 persen penguasaan bola, tetapi angka tersebut tidak menghasilkan peluang besar. Mereka hanya mencatatkan xG 0,75 dan tidak memperoleh big chance dalam statistik pertandingan.

Perbedaan efektivitas inilah yang menjadi salah satu faktor utama skor akhir 1-4. West Ham tidak perlu menguasai bola lebih banyak untuk mengendalikan hasil pertandingan.

J. Ajala Jadi Salah Satu Pemain Paling Menonjol

J. Ajala layak mendapatkan perhatian khusus setelah mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Gol pertamanya pada menit ke-41 sangat penting karena mengembalikan West Ham ke pertandingan sebelum turun minum.

Setelah babak kedua dimulai, Ajala kembali mencetak gol pada menit ke-53. Gol keduanya membuat West Ham berbalik unggul 2-1.

Dua gol tersebut membuat Ajala menjadi pemain penting dalam perubahan momentum pertandingan. Dari posisi tertinggal 0-1, West Ham mampu berbalik unggul dan kemudian mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-1.

Peran L. Orford dalam Kemenangan West Ham

L. Orford juga memiliki kontribusi penting dalam kemenangan West Ham. Ia tercatat memberikan assist untuk gol pertama J. Ajala pada menit ke-41.

Orford kembali memberikan assist ketika J. Bowen mencetak gol keempat pada menit ke-84. Dua kontribusi tersebut menunjukkan keterlibatannya dalam menciptakan peluang yang berujung gol.

Dengan demikian, kemenangan West Ham bukan hanya hasil dari penyelesaian akhir para pencetak gol. Distribusi bola dan kemampuan menciptakan peluang juga memainkan peranan penting.

Southampton Harus Mengevaluasi Babak Kedua

Dari sudut pandang Southampton, pertandingan ini memberikan sejumlah bahan evaluasi. Tuan rumah sebenarnya memulai laga dengan baik setelah mencetak gol pada menit ke-10.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan sampai jeda. Setelah West Ham menyamakan kedudukan, Southampton semakin kesulitan mengendalikan ancaman lawan.

Tiga gol West Ham pada babak kedua menunjukkan adanya persoalan dalam mempertahankan struktur pertahanan sekaligus mengantisipasi serangan lawan.

Selain itu, Southampton perlu mencari cara agar penguasaan bola dapat diterjemahkan menjadi peluang yang lebih berkualitas. Penguasaan 58 persen tetapi tanpa big chance menjadi indikator bahwa dominasi bola mereka belum efektif.

West Ham Melangkah dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Kemenangan 4-1 memberikan modal positif bagi West Ham dalam perjalanan mereka di EFL Cup. Setelah tertinggal lebih dahulu, mereka mampu menjaga ketenangan, menyamakan skor, lalu menguasai pertandingan pada babak kedua.

Empat gol yang dicetak juga memperlihatkan ketajaman lini serang West Ham. Ajala mencetak dua gol, sementara Castellanos dan Bowen masing-masing mencetak satu gol.

Dengan performa seperti ini, kemenangan atas Southampton menjadi salah satu hasil penting bagi West Ham dalam kompetisi tersebut. Mereka tidak hanya menang, tetapi juga menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

Kesimpulan Pertandingan

Southampton kalah 1-4 dari West Ham dalam pertandingan EFL Cup babak 1/32 final yang berlangsung di St. Mary's Stadium pada 26 Agustus 2026. Southampton sempat unggul melalui L. Scienza pada menit ke-10, tetapi West Ham membalas lewat dua gol J. Ajala, satu gol T. Castellanos, dan satu gol J. Bowen.

Babak pertama berakhir 1-1 sebelum West Ham tampil lebih dominan secara efektivitas setelah jeda. Walaupun Southampton memiliki 58 persen penguasaan bola, West Ham unggul dalam jumlah tembakan, big chances, sentuhan di kotak penalti lawan, serta expected goals.

West Ham mencatat 18 tembakan berbanding 12 milik Southampton, memiliki empat big chances berbanding nol, dan mencatat xG 2,46 berbanding 0,75. Statistik tersebut menggambarkan bahwa West Ham mampu menciptakan peluang yang jauh lebih berbahaya.

J. Ajala menjadi salah satu tokoh utama kemenangan setelah mencetak dua gol. L. Orford juga memberikan kontribusi penting melalui dua assist. Sementara itu, T. Castellanos dan J. Bowen memastikan West Ham menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-1.

Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa penguasaan bola bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam pertandingan sepak bola. Southampton lebih sering menguasai bola, tetapi West Ham lebih tajam ketika berada di area menyerang. Perbedaan kualitas peluang tersebut akhirnya menentukan hasil akhir.

Dengan kemenangan 4-1 tersebut, West Ham melanjutkan langkah mereka di EFL Cup, sedangkan Southampton harus menerima kenyataan tersingkir setelah gagal mempertahankan keunggulan yang mereka miliki pada awal pertandingan.


SEO Title: Southampton vs West Ham 1-4: The Hammers Menang Telak di EFL Cup

Meta Description: Southampton kalah 1-4 dari West Ham di EFL Cup 26 Agustus 2026. Simak jalannya pertandingan, pencetak gol, statistik xG, tembakan, penguasaan bola, dan analisis laga.

Label/Tag: Sepak Bola, Southampton vs West Ham, West Ham, Southampton, EFL Cup, Piala Liga Inggris, J. Ajala, J. Bowen, T. Castellanos, L. Scienza



Tidak ada komentar

Responsive Ads