Drama Adu Penalti di Stadio Maradona: Napoli Tersingkir dari Coppa Italia Usai Kalah dari Como Bola.co.id - Pertandingan perempat final Co...
| Drama Adu Penalti di Stadio Maradona: Napoli Tersingkir dari Coppa Italia Usai Kalah dari Como |
Bola.co.id - Pertandingan perempat final Coppa Italia menghadirkan drama luar biasa ketika Napoli harus mengakui keunggulan Como melalui adu penalti dengan skor 6-7, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Laga yang digelar di Stadio Diego Armando Maradona pada Selasa dini hari, 11 Februari 2026 WIB, menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan dalam rangkaian sepak bola Italia musim ini.
Napoli vs Como: Pertarungan Sengit Sejak Menit Awal
Bertindak sebagai tuan rumah, Napoli tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan wasit Gianluca Manganiello. Dukungan sekitar 50.000 penonton yang memadati stadion berkapasitas 54.726 kursi tersebut memberikan atmosfer luar biasa. Namun, Como justru mampu tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Meski penguasaan bola Napoli mencapai 48 persen berbanding 52 persen milik Como, perbedaan tersebut tidak terlalu mencolok. Kedua tim sama-sama mengandalkan transisi cepat dan duel lini tengah yang ketat, menjadikan pertandingan berjalan seimbang dan penuh tensi sejak awal.
Gol Penalti Baturina Membungkam Publik Tuan Rumah
Como berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-39 melalui penalti Martin Baturina. Keputusan penalti diberikan setelah Juan Ramon melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Baturina menjalankan tugasnya dengan tenang, mengarahkan bola ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper Napoli.
Gol tersebut membuat Napoli meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang tercipta, namun solidnya lini pertahanan Como membuat skor 0-1 bertahan hingga mendekati akhir babak pertama.
Kebangkitan Napoli di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Napoli melakukan sejumlah penyesuaian taktik. Tekanan tinggi langsung diterapkan, dan hasilnya terlihat cepat. Pada menit ke-46, Napoli sukses menyamakan kedudukan melalui gol Andrea Vergara yang memanfaatkan assist Rasmus Hojlund.
Gol cepat tersebut kembali membuka peluang Napoli untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Napoli, termasuk masuknya Politano, Spinazzola, dan Lukaku, bertujuan menambah daya dobrak di lini depan.
Jual Beli Serangan dan Pergantian Pemain
Setelah skor imbang 1-1, pertandingan berubah menjadi duel terbuka. Como tidak tinggal diam dan tetap memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Douvikas dan Da Cunha. Di sisi lain, Napoli terus menekan dengan kombinasi permainan sayap dan bola-bola crossing.
Total Napoli mencatatkan 8 tembakan sepanjang pertandingan, sementara Como sedikit unggul dengan 9 tembakan. Dari sisi kualitas peluang, Como memiliki nilai xG sebesar 1.08, lebih tinggi dibanding Napoli yang hanya mencatatkan 0.58.
Adu Penalti Menentukan Nasib
Setelah tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Babak ini menjadi momen paling menegangkan bagi kedua tim, terutama bagi publik Napoli yang berharap tim kesayangannya melangkah ke semifinal Coppa Italia.
Como tampil lebih tenang dalam eksekusi penalti. Delapan penendang mereka bergantian maju, dan hanya satu yang gagal. Sebaliknya, Napoli harus menelan pil pahit setelah Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka gagal menuntaskan tugasnya dari titik putih.
Penalti Penentu dan Kemenangan Como
Penalti terakhir Napoli yang dieksekusi Lobotka gagal menembus gawang Como, memastikan kemenangan 7-6 bagi tim tamu. Gol penentu Como dicetak oleh Kempf M. O., yang tampil dingin di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Como, yang sukses menyingkirkan Napoli di kandangnya sendiri dan melaju ke babak semifinal. Hasil ini juga menambah warna persaingan kompetisi domestik Italia, yang kerap menjadi sorotan penggemar Liga Eropa dan kompetisi elite lainnya.
Statistik Pertandingan Napoli vs Como
Secara statistik, pertandingan berlangsung sangat berimbang. Napoli mencatatkan penguasaan bola 48 persen, sementara Como unggul tipis dengan 52 persen. Jumlah tembakan juga tidak terpaut jauh, masing-masing 8 dan 9 percobaan.
Faktor mental menjadi pembeda utama, terutama saat adu penalti. Ketangguhan kiper Como dan ketenangan para penendangnya menjadi kunci keberhasilan mereka menyingkirkan Napoli dari Coppa Italia musim ini.
Atmosfer Stadion dan Peran Wasit
Pertandingan yang dipimpin wasit Gianluca Manganiello berlangsung cukup keras, namun tetap terkendali. Beberapa kartu kuning dikeluarkan untuk meredam tensi, termasuk pelanggaran-pelanggaran keras di lini tengah.
Atmosfer Stadio Diego Armando Maradona sendiri menjadi salah satu daya tarik utama laga ini. Dukungan masif dari 50.000 penonton menjadikan pertandingan terasa seperti laga final, meskipun harus berakhir dengan kekecewaan bagi pendukung Napoli.
Hasil ini menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola, efektivitas dan mental juara sering kali lebih menentukan dibanding dominasi permainan semata.
Tidak ada komentar