Page Nav

HIDE

Bola.co.id

latest

Responsive Ads

PSG Kalahkan Monaco 2-1 di Parc des Princes, Lolos Dramatis dari Playoff Liga Champions

PSG Kalahkan Monaco 2-1 di Parc des Princes, Lolos Dramatis dari Playoff Liga Champions Bola.co.id - Pertandingan leg kedua babak playoff...

PSG Kalahkan Monaco 2-1 di Parc des Princes, Lolos Dramatis dari Playoff Liga Champions
PSG Kalahkan Monaco 2-1 di Parc des Princes, Lolos Dramatis dari Playoff Liga Champions

Bola.co.id
- Pertandingan leg kedua babak playoff 1/16 final Champions League menghadirkan duel sengit antara Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 26 Februari 2026 dini hari WIB. Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim setelah pertemuan pertama berakhir dengan skor 3-2. Dengan agregat yang masih terbuka, tensi pertandingan meningkat sejak menit awal.

PSG akhirnya memastikan kemenangan 2-1 atas Monaco dalam laga penuh drama tersebut. Meski sempat tertinggal di babak pertama, tim asuhan Luis Enrique menunjukkan karakter kuat pada paruh kedua pertandingan. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi PSG dalam penguasaan bola dan peluang, tetapi Monaco juga memberikan perlawanan berarti sepanjang 90 menit.

Babak Pertama: Monaco Unggul Lebih Dulu

Sejak peluit awal dibunyikan wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Dengan dukungan penuh suporter tuan rumah yang memadati stadion berkapasitas 48.229 penonton, tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Monaco.

Namun, justru Monaco yang berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu. Pada menit ke-45, Maghnes Akliouche mencetak gol pembuka setelah menerima umpan matang dari Mohamed Coulibaly. Gol tersebut membuat Monaco unggul 1-0 menjelang turun minum dan menambah tekanan bagi PSG.

Babak pertama juga diwarnai sejumlah pelanggaran keras. Denis Zakaria mendapatkan kartu akibat pelanggaran tripping pada menit ke-24 dan dipastikan absen pada laga berikutnya. Intensitas permainan meningkat seiring pentingnya laga dalam kompetisi Eropa ini.

Babak Kedua: Kebangkitan PSG

Memasuki babak kedua, PSG tampil jauh lebih agresif. Perubahan pendekatan permainan terlihat jelas dengan pressing tinggi dan distribusi bola cepat dari lini tengah ke sektor sayap.

Pada menit ke-60, kapten tim Marquinhos berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati yang dimanfaatkan dengan baik setelah umpan dari Desire Doue. Stadion pun bergemuruh menyambut gol penyeimbang tersebut.

Momentum positif terus dijaga oleh PSG. Enam menit berselang, tepatnya menit ke-66, Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol kedua bagi tuan rumah setelah menerima umpan dari Achraf Hakimi. Gol tersebut membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan membuat PSG berada di atas angin.

Monaco mencoba merespons melalui sejumlah pergantian pemain pada menit ke-74, termasuk masuknya Biereth dan Adingra untuk menambah daya gedor. Namun solidnya pertahanan PSG membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Statistik Pertandingan: Dominasi Tuan Rumah

Secara statistik, PSG memang tampil lebih dominan sepanjang laga. Penguasaan bola mencapai 69 persen berbanding 31 persen milik Monaco. Dari sisi peluang, PSG melepaskan 21 tembakan dengan expected goals (xG) 2.13, sementara Monaco hanya mencatatkan delapan tembakan dengan xG 0.86.

Angka-angka tersebut menunjukkan efektivitas tekanan PSG di lini depan. Meski demikian, kiper Monaco, Philipp Kohn, beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Desire Doue dan Achraf Hakimi pada menit ke-78.

Strategi dan Pergantian Pemain

Luis Enrique menunjukkan ketajaman taktiknya dengan melakukan pergantian tepat waktu. Pada menit ke-80, Lucas Hernandez masuk menggantikan Nuno Mendes untuk memperkuat pertahanan sekaligus menjaga keseimbangan tim di menit-menit akhir.

Di sisi lain, Monaco juga aktif melakukan rotasi pemain. Teze menggantikan Bamba, sementara Lee Kang-In masuk menggantikan Barcola untuk memberikan variasi serangan. Namun pergantian tersebut belum mampu mengubah hasil akhir.

Intensitas dan Pelanggaran

Laga ini juga diwarnai sejumlah kartu akibat permainan keras. Vanderson mendapat kartu karena menunda waktu pada menit ke-48. Mohamed Coulibaly tercatat melakukan dua pelanggaran berbeda pada menit ke-55 dan 58, menunjukkan tekanan besar yang dirasakan lini tengah Monaco.

Tingginya intensitas duel membuktikan betapa pentingnya laga ini dalam konteks kompetisi Sepak Bola elit Eropa. Kedua tim tampil ngotot demi memastikan tiket ke fase berikutnya.

Atmosfer Parc des Princes

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi PSG. Atmosfer Parc des Princes memberikan energi tambahan bagi para pemain tuan rumah. Sorakan suporter tak henti-hentinya menggema sepanjang laga, terutama setelah gol penyeimbang Marquinhos.

Dukungan tersebut terbukti krusial dalam membangkitkan mental bertanding pemain PSG yang sempat tertinggal lebih dulu. Kombinasi pengalaman, kualitas individu, serta dorongan suporter menjadi faktor penting kemenangan kali ini.

Implikasi Hasil Pertandingan

Kemenangan 2-1 ini memastikan PSG melangkah lebih jauh di babak gugur Liga Champions musim 2025/2026. Hasil tersebut mempertegas ambisi klub ibu kota Prancis itu untuk kembali bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi di level klub Eropa.

Bagi Monaco, kekalahan ini menjadi evaluasi penting. Meski tampil cukup disiplin di babak pertama, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan kesulitan menghadapi tekanan intens PSG di babak kedua.

Evaluasi Performa Pemain

Marquinhos tampil sebagai pemimpin sejati dengan mencetak gol penting yang mengubah arah pertandingan. Kvaratskhelia menunjukkan kualitasnya sebagai pembeda lewat pergerakan tajam dan penyelesaian klinis. Achraf Hakimi juga berperan vital dalam proses gol kedua.

Di kubu Monaco, Akliouche patut diapresiasi berkat gol pembukanya. Namun secara keseluruhan, efektivitas serangan Monaco masih kalah dibanding tuan rumah.

Kesimpulan Pertandingan

Duel PSG kontra Monaco di babak playoff 1/16 final Liga Champions ini menghadirkan tontonan berkualitas tinggi. Pertandingan berlangsung dengan tempo cepat, penuh determinasi, serta strategi matang dari kedua pelatih.

PSG membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa melalui comeback impresif di babak kedua. Dominasi statistik dan efektivitas serangan menjadi kunci kemenangan 2-1 atas Monaco di Parc des Princes.



Tidak ada komentar

Responsive Ads