Al Nassr Bangkit di Babak Kedua, Tundukkan Al Fayha 3-1 pada Pekan Ke-24 Liga Pro Saudi Bola.co.id - Pertandingan pekan ke-24 Saudi Profe...
| Al Nassr Bangkit di Babak Kedua, Tundukkan Al Fayha 3-1 pada Pekan Ke-24 Liga Pro Saudi |
Bola.co.id - Pertandingan pekan ke-24 Saudi Professional League yang mempertemukan Al Fayha kontra Al Nassr pada Minggu (1/3/2026) dini hari WIB menghadirkan drama dua babak yang kontras. Bermain di King Abdullah Sports City Stadium, Buraidah, Al Nassr sukses membalikkan keadaan dan menang 3-1 setelah sempat tertinggal di babak pertama. Duel ini kembali menegaskan dominasi Al Nassr dalam percaturan Asia, khususnya di kompetisi domestik Sepak Bola Arab Saudi musim 2025/2026.
Babak Pertama: Al Fayha Unggul Lewat Gol Bunuh Diri
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Al Owaidan A., Al Nassr langsung mengambil inisiatif menyerang. Statistik menunjukkan dominasi tim tamu dengan penguasaan bola mencapai 66 persen sepanjang laga, sementara Al Fayha hanya 34 persen. Namun dominasi tersebut belum membuahkan hasil di awal pertandingan.
Pada menit ke-11, Cristiano Ronaldo mendapatkan peluang emas melalui titik penalti. Sayangnya, eksekusi sang megabintang gagal berbuah gol. Bola yang ia lepaskan tidak mampu menggetarkan jala gawang Al Fayha. Momen tersebut menjadi titik penting karena Al Nassr gagal memimpin lebih dulu.
Al Fayha justru tampil disiplin dan memanfaatkan momentum. Intensitas pertandingan meningkat setelah beberapa pelanggaran terjadi. Pada menit ke-34, Bamsaud A. menerima kartu kuning disusul Boushal N. pada menit ke-37. Ketegangan di lapangan semakin terasa menjelang turun minum.
Petaka bagi Al Nassr terjadi pada menit ke-45+2. Bek mereka, Al Amri A., melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bunuh diri. Upaya mengantisipasi bola justru membuatnya mengarahkan si kulit bundar ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Al Fayha hingga jeda.
Babak Kedua: Respons Cepat dan Perubahan Strategi
Memasuki babak kedua, Al Nassr melakukan sejumlah penyesuaian. Intensitas tekanan meningkat drastis. Pergantian pemain mulai dilakukan untuk menjaga ritme permainan dan menambah daya gedor serangan.
Pada menit ke-64, Al Ghannam S. masuk menggantikan Al Amri A. yang sebelumnya mencetak gol bunuh diri. Satu menit berselang, Yahya A. ditarik keluar dan digantikan Boushal N. Perubahan ini membuat struktur permainan Al Nassr lebih agresif dari sisi sayap.
Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Sadio Mane sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima assist dari Kingsley Coman. Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan celah di lini belakang Al Fayha.
Gol Bunuh Diri Kedua dan Momentum Berbalik
Pertandingan semakin memanas ketika pada menit ke-80, Al Nassr berbalik unggul 2-1. Kali ini giliran Mosquera O. dari Al Fayha yang melakukan gol bunuh diri. Situasi kemelut di depan gawang membuatnya salah mengantisipasi bola silang yang justru masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan tersebut membuat Al Nassr semakin percaya diri. Sementara Al Fayha tampak kehilangan fokus setelah dua kesalahan fatal yang berujung gol.
Al Hamdan Kunci Kemenangan
Drama belum berakhir. Pada menit ke-81, Cristiano Ronaldo harus meninggalkan lapangan akibat cedera dan digantikan Al Hamdan A. Pergantian ini ternyata menjadi keputusan krusial.
Empat menit berselang, tepatnya menit ke-85, Al Hamdan mencetak gol ketiga bagi Al Nassr. Ia memanfaatkan umpan matang dari Joao Felix dan menyelesaikannya dengan tenang. Skor berubah menjadi 3-1 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Pertandingan: Dominasi Mutlak Al Nassr
Jika melihat data statistik, kemenangan Al Nassr sangat layak. Mereka mencatatkan expected goals (xG) sebesar 3,32 dibandingkan Al Fayha yang hanya 0,09. Perbedaan ini menggambarkan kualitas peluang yang tercipta sepanjang laga.
Al Nassr juga melepaskan 19 tembakan, sementara Al Fayha hanya empat. Dominasi penguasaan bola sebesar 66 persen menunjukkan kontrol permainan berada di tangan tim tamu hampir sepanjang pertandingan.
Pergantian Pemain dan Dinamika Akhir Laga
Menjelang akhir pertandingan, sejumlah pergantian dilakukan kedua tim. Pada menit ke-88, Enad R. menggantikan Dahal S., Al Beshe M. masuk untuk Kaabi R., dan Al Harthi N. menggantikan Benzia Y. Al Rashidi M. juga masuk menggantikan Villanueva M. pada menit ke-89.
Di sisi Al Nassr, Alfa Semedo mendapat kartu kuning pada menit ke-90+4. Pada menit ke-90+5, Al Hassan A. menggantikan Al Khaibari A., sementara Al Najdi S. masuk menggantikan Mane S. Pergantian ini bertujuan menjaga stabilitas hingga akhir laga.
Peran Wasit dan Atmosfer Stadion
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit asal Arab Saudi, Al Owaidan A. Ia harus bekerja keras mengendalikan jalannya laga yang cukup intens dan sarat pelanggaran. Meski begitu, pertandingan relatif berjalan lancar tanpa insiden besar.
King Abdullah Sports City Stadium di Buraidah yang berkapasitas 34.000 penonton menjadi saksi duel sengit ini. Atmosfer stadion terasa hidup sepanjang pertandingan, terutama ketika Al Fayha sempat unggul lebih dulu.
Implikasi Hasil bagi Klasemen
Tambahan tiga poin membuat Al Nassr terus menjaga persaingan di papan atas klasemen pekan ke-24. Kemenangan tandang ini menjadi bukti mental juara yang dimiliki skuad asuhan mereka, terutama setelah mampu bangkit dari ketertinggalan.
Sebaliknya, Al Fayha harus melakukan evaluasi serius. Dua gol bunuh diri dalam satu pertandingan menjadi catatan kelam yang sangat merugikan. Disiplin dan konsentrasi di lini belakang menjadi pekerjaan rumah utama.
Kesimpulan Jalannya Pertandingan
Laga Al Fayha melawan Al Nassr pada pekan ke-24 Liga Pro Saudi menghadirkan cerita kebangkitan tim tamu. Sempat tertinggal akibat gol bunuh diri, Al Nassr menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad yang lebih baik di babak kedua. Gol Sadio Mane, gol bunuh diri Mosquera, serta penyelesaian akhir Al Hamdan memastikan kemenangan 3-1.
Statistik yang mencolok, termasuk xG 3,32 berbanding 0,09 serta 19 tembakan kontra empat, memperlihatkan dominasi nyata Al Nassr. Hasil ini memperkuat posisi mereka dalam perburuan gelar musim ini dan menegaskan bahwa mereka tetap menjadi salah satu kekuatan utama kompetisi.
Tidak ada komentar