Como 1907 Bungkam Napoli 2-1 di Naples, Baturina dan Douvikas Bawa Lariani Raih Kemenangan Berharga Bola.co.id - Como 1907 mencatatkan ha...
| Como 1907 Bungkam Napoli 2-1 di Naples, Baturina dan Douvikas Bawa Lariani Raih Kemenangan Berharga |
Bola.co.id - Como 1907 mencatatkan hasil penting saat menghadapi Napoli pada pertandingan Serie A Italia musim 2026/2027. Bermain di kandang Napoli, Stadio Diego Armando Maradona, Como berhasil membawa pulang kemenangan dengan skor 2-1 pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.
Pertandingan yang berlangsung dalam atmosfer kompetitif tersebut mempertemukan dua tim dengan ambisi besar di awal musim. Napoli tampil di hadapan sekitar 45.000 penonton yang memadati stadion berkapasitas 54.726 tempat duduk, tetapi dukungan publik tuan rumah belum cukup untuk membawa Partenopei mengamankan poin.
Como tampil efektif dan berani. Tim berjuluk Lariani itu mampu mencetak dua gol melalui Martin Baturina dan Tasos Douvikas. Napoli sempat memberikan respons melalui Rasmus Hojlund, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan tim tuan rumah dari kekalahan 1-2.
Hasil pertandingan Napoli vs Como ini menjadi salah satu cerita menarik pada pekan kedua Serie A. Como memperlihatkan bahwa mereka tidak datang ke Naples hanya untuk bertahan, melainkan berusaha menguasai permainan dan menciptakan tekanan kepada salah satu klub besar Italia.
Como Membuka Keunggulan Melalui Martin Baturina
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Napoli berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, Como tidak menunjukkan rasa gentar ketika menghadapi tekanan dari tim tuan rumah.
Gol pertama pertandingan tercipta pada menit ke-17. Martin Baturina berhasil membawa Como unggul 1-0 setelah menerima kontribusi dari Assane Diao. Gol tersebut menjadi awal yang sangat penting bagi tim tamu karena Napoli dipaksa bermain dalam posisi tertinggal di hadapan pendukungnya sendiri.
Keunggulan tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri kepada para pemain Como. Mereka semakin berani membangun serangan dan mencoba mempertahankan penguasaan bola. Data pertandingan menunjukkan bahwa Como bahkan memiliki persentase penguasaan bola lebih tinggi dibandingkan Napoli.
Dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, Como mampu memainkan pertandingan dengan pendekatan yang lebih dominan. Napoli hanya mencatatkan 42 persen penguasaan bola, sebuah gambaran bahwa pertandingan ini tidak berjalan sepenuhnya sesuai dengan harapan tim tuan rumah.
Baturina menjadi salah satu figur penting dalam kemenangan Como. Selain mencetak gol pembuka, namanya kembali berperan dalam proses gol kedua. Penampilannya memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim tamu pada pertandingan tersebut.
Hojlund Membawa Napoli Menyamakan Kedudukan
Napoli tidak tinggal diam setelah tertinggal. Tim tuan rumah berusaha meningkatkan tekanan dan mencari jalan untuk menembus pertahanan Como. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30.
Rasmus Hojlund berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Napoli. Gol tersebut tercipta berkat assist yang diberikan oleh Amir Rrahmani. Stadion Diego Armando Maradona kembali bergemuruh karena Partenopei berhasil mengubah skor menjadi 1-1.
Gol Hojlund memberikan harapan baru kepada Napoli. Setelah sebelumnya tertinggal sejak menit ke-17, tim tuan rumah kembali berada dalam posisi yang memungkinkan untuk mengejar kemenangan. Momentum pertandingan pun sempat terlihat berubah.
Namun, Como menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Tim tamu tidak kehilangan fokus setelah kebobolan. Mereka tetap menjalankan permainan dengan keberanian dan mencoba kembali menekan pertahanan Napoli.
Respons cepat Como menjadi salah satu faktor utama yang menentukan hasil akhir. Alih-alih membiarkan Napoli mendapatkan momentum lebih lama, Lariani segera menemukan cara untuk kembali memimpin pertandingan.
Douvikas Kembalikan Keunggulan Como
Hanya empat menit setelah Napoli menyamakan kedudukan, Como kembali mencetak gol. Pada menit ke-34, Tasos Douvikas berhasil membobol gawang Napoli untuk membawa tim tamu kembali unggul 2-1.
Gol tersebut kembali melibatkan Martin Baturina. Pemain yang sebelumnya mencetak gol pertama memberikan assist kepada Douvikas, sehingga Como berhasil menyelesaikan serangan dengan sangat efektif.
Skor 2-1 untuk Como bertahan hingga turun minum. Babak pertama berlangsung dengan tiga gol yang tercipta dalam rentang waktu relatif singkat. Baturina membuka keunggulan Como, Hojlund membalas untuk Napoli, dan Douvikas kembali membawa tim tamu unggul.
Keunggulan tersebut menjadi modal yang sangat berharga bagi Como untuk menghadapi babak kedua. Napoli tentu memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dan mencari solusi agar dapat membalikkan keadaan.
Bagi Como, menjaga konsentrasi menjadi tugas utama. Menghadapi Napoli di kandangnya sendiri bukan perkara mudah, terutama ketika tim tuan rumah memiliki banyak pemain berkualitas yang dapat memberikan ancaman kapan saja.
Napoli Melakukan Tiga Pergantian Sekaligus
Memasuki babak kedua, Napoli mencoba memberikan perubahan terhadap permainan tim. Pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain pada menit ke-56 untuk meningkatkan intensitas serangan.
Kevin De Bruyne masuk menggantikan Scott McTominay. Selain itu, Leonardo Spinazzola dimainkan untuk menggantikan Mathias Olivera. Napoli juga memasukkan Alisson Santos untuk menggantikan Noa Lang.
Tiga perubahan tersebut menunjukkan keinginan Napoli untuk menemukan dinamika baru. Dengan skor masih 1-2, Partenopei membutuhkan gol untuk setidaknya mengamankan satu poin dari pertandingan di kandang.
Namun, Como juga melakukan pergantian pemain. Pada menit ke-58, Maxence Caqueret masuk menggantikan Martin Baturina. Sementara itu, Ivan Smolcic menggantikan Yan Couto.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari strategi Como untuk menjaga energi dan kestabilan permainan. Setelah tampil sangat penting pada babak pertama, Baturina meninggalkan lapangan setelah memberikan kontribusi berupa satu gol dan satu assist.
Como Tetap Berani Menyerang
Salah satu hal menarik dari pertandingan Como vs Napoli adalah keberanian tim tamu dalam membangun permainan. Como tidak sekadar menunggu serangan Napoli dan bertahan sepanjang pertandingan.
Statistik memperlihatkan bahwa Como mencatatkan 21 percobaan tembakan. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan Napoli yang menghasilkan 13 tembakan sepanjang pertandingan.
Dominasi Como juga terlihat dari jumlah sentuhan bola di area pertahanan lawan. Tim tamu mencatatkan 40 sentuhan di kotak atau area berbahaya lawan, sedangkan Napoli memiliki 30 sentuhan.
Data tersebut memberikan gambaran bahwa Como mampu membawa permainan ke wilayah berbahaya Napoli secara konsisten. Meskipun bermain di kandang lawan, mereka tetap mampu menciptakan tekanan.
Namun, statistik peluang besar menunjukkan situasi yang berbeda. Napoli tercatat memiliki satu peluang besar, sedangkan Como tidak mencatatkan peluang besar berdasarkan data pertandingan. Meski demikian, Como mampu memanfaatkan peluang yang mereka miliki dengan sangat baik.
Efektivitas menjadi salah satu kunci kemenangan Lariani. Dua gol yang tercipta pada babak pertama akhirnya cukup untuk membawa Como meraih hasil maksimal.
Expected Goals Napoli Sedikit Lebih Tinggi
Meski kalah dalam jumlah penguasaan bola dan total tembakan, Napoli memiliki angka expected goals atau xG yang sedikit lebih tinggi. Napoli mencatatkan xG sebesar 1,35, sedangkan Como memiliki xG 1,03.
Expected goals merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menggambarkan kualitas peluang berdasarkan sejumlah faktor. Dalam pertandingan ini, angka tersebut menunjukkan bahwa Napoli memiliki nilai kualitas peluang yang sedikit lebih tinggi.
Akan tetapi, sepak bola tidak hanya ditentukan oleh angka xG. Hasil akhir ditentukan oleh gol yang benar-benar masuk ke gawang. Como mampu mencetak dua gol, sementara Napoli hanya menghasilkan satu gol.
Perbedaan antara statistik dan hasil akhir menjadi salah satu daya tarik pertandingan. Napoli mungkin memiliki angka xG lebih tinggi, tetapi Como tampil lebih efektif dalam menyelesaikan peluang menjadi gol.
Efektivitas tersebut menjadi faktor yang membuat tim tamu dapat bertahan dengan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Ketika peluang datang, Como mampu memanfaatkannya melalui penyelesaian Baturina dan Douvikas.
Pergantian Pemain di Babak Kedua
Setelah perubahan pada menit ke-56 dan ke-58, pertandingan kembali berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim terus melakukan penyesuaian demi mencari hasil terbaik.
Pada menit ke-65, Como melakukan pergantian dengan memasukkan Marc-Oliver Kempf untuk menggantikan Assane Diao. Diao sebelumnya berkontribusi memberikan assist untuk gol pembuka Baturina.
Satu menit kemudian, Como kembali melakukan perubahan. Maximo Perrone masuk menggantikan Lucas Da Cunha. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya tim tamu menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Napoli juga melakukan perubahan berikutnya pada menit ke-80. Lorenzo Lucca masuk menggantikan Rasmus Hojlund, pencetak satu-satunya gol bagi Partenopei dalam pertandingan ini.
Masih pada menit yang sama, David Neres masuk menggantikan Frank Anguissa. Napoli berusaha menambah variasi serangan dalam sisa waktu pertandingan.
Como kembali melakukan pergantian pada menit ke-81. Kaiki masuk menggantikan Nico Paz. Dengan sejumlah perubahan tersebut, tim tamu berusaha mempertahankan organisasi permainan dan mengamankan keunggulan tipis.
Di Lorenzo Mendapat Kartu karena Pelanggaran
Selain tiga gol yang tercipta pada babak pertama, pertandingan juga diwarnai dengan kartu untuk kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo. Ia mendapatkan kartu akibat melakukan pelanggaran pada menit ke-37.
Situasi tersebut terjadi ketika pertandingan masih berlangsung dengan tensi tinggi. Como baru saja kembali unggul 2-1 melalui gol Douvikas dan Napoli sedang berusaha membangun tekanan untuk mendapatkan respons.
Wasit pertandingan, Luca Pairetto dari Italia, bertugas memimpin jalannya laga di Stadio Diego Armando Maradona. Pertandingan berlangsung dalam atmosfer kompetitif antara dua tim yang sama-sama berusaha mengamankan hasil positif.
Babak Kedua Berakhir Tanpa Gol
Setelah tiga gol tercipta pada babak pertama, babak kedua justru berlangsung tanpa tambahan gol. Napoli berusaha keras mengejar ketertinggalan, sedangkan Como mempertahankan keunggulan yang telah mereka bangun.
Napoli terus mencari ruang untuk menciptakan peluang. Dukungan publik tuan rumah juga memberikan dorongan tambahan kepada para pemain Partenopei untuk terus menyerang hingga menit-menit akhir.
Akan tetapi, Como mampu menjaga keunggulan 2-1. Organisasi permainan mereka cukup efektif untuk menghadapi tekanan Napoli dan tidak memberikan kesempatan bagi tim tuan rumah untuk mencetak gol kedua.
Ketika peluit akhir berbunyi, skor tetap menunjukkan kemenangan 2-1 untuk Como. Lariani berhasil mencatatkan salah satu hasil penting dalam perjalanan mereka di Serie A musim ini.
Baturina Menjadi Salah Satu Pemain Kunci Como
Martin Baturina menjadi salah satu nama yang paling menonjol dalam pertandingan ini. Pemain tersebut tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga memberikan assist untuk gol kedua yang dicetak Tasos Douvikas.
Kontribusi satu gol dan satu assist menunjukkan betapa pentingnya peran Baturina dalam kemenangan Como. Selama berada di lapangan, ia terlibat langsung dalam dua momen yang menentukan hasil pertandingan.
Gol pada menit ke-17 memberikan Como awal yang ideal. Sementara assist kepada Douvikas pada menit ke-34 membantu tim tamu segera bangkit setelah Napoli menyamakan kedudukan.
Peran tersebut membuat Baturina menjadi salah satu motor utama permainan Como 1907 pada laga di Naples. Ketika ia digantikan pada menit ke-58, Como telah memiliki modal keunggulan 2-1 yang akhirnya mampu dipertahankan sampai akhir.
Douvikas Menuntaskan Serangan Penting
Tasos Douvikas juga memainkan peran besar dalam kemenangan Como. Golnya pada menit ke-34 terbukti menjadi gol penentu karena Napoli tidak mampu mencetak gol tambahan hingga pertandingan selesai.
Waktu terciptanya gol tersebut sangat penting. Napoli baru saja menyamakan kedudukan melalui Hojlund pada menit ke-30. Jika Como gagal memberikan respons cepat, momentum pertandingan bisa saja sepenuhnya berpindah ke tangan tim tuan rumah.
Namun, Douvikas berhasil memastikan Como kembali berada di depan. Gol tersebut menunjukkan ketajaman dalam memanfaatkan momen serangan yang diciptakan oleh tim.
Kemenangan 2-1 ini menjadi bukti bahwa Como mampu menghasilkan gol dari kerja sama antar pemain. Assist Diao kepada Baturina dan assist Baturina kepada Douvikas memperlihatkan bahwa kedua gol Como lahir dari kombinasi permainan tim.
Hojlund Cetak Gol, Napoli Tetap Kehilangan Poin
Bagi Napoli, Rasmus Hojlund menjadi pencetak satu-satunya gol dalam pertandingan ini. Golnya pada menit ke-30 sempat menghidupkan harapan tim tuan rumah.
Umpan dari Amir Rrahmani berhasil dimanfaatkan Hojlund untuk membawa skor menjadi 1-1. Pada saat itu, Napoli memiliki kesempatan untuk membangun momentum dan mencoba mengejar kemenangan.
Sayangnya, Como merespons dengan sangat cepat. Gol Douvikas empat menit kemudian membuat Napoli kembali tertinggal dan harus memulai kembali usaha untuk mengejar skor.
Hojlund kemudian digantikan oleh Lorenzo Lucca pada menit ke-80. Pergantian tersebut menjadi bagian dari usaha Napoli untuk menemukan solusi baru dalam lini serang pada menit-menit akhir.
Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol tambahan. Napoli akhirnya harus menerima kekalahan 1-2 di kandang sendiri.
Statistik Pertandingan Napoli vs Como
Secara keseluruhan, statistik pertandingan menunjukkan duel yang berlangsung menarik. Como unggul dalam beberapa aspek permainan, terutama penguasaan bola dan jumlah percobaan tembakan.
- Skor akhir: Napoli 1-2 Como
- Expected goals Napoli: 1,35
- Expected goals Como: 1,03
- Penguasaan bola Napoli: 42 persen
- Penguasaan bola Como: 58 persen
- Total tembakan Napoli: 13
- Total tembakan Como: 21
- Peluang besar Napoli: 1
- Peluang besar Como: 0
- Sentuhan di area pertahanan lawan Napoli: 30
- Sentuhan di area pertahanan lawan Como: 40
Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa Como tampil lebih aktif dalam membangun serangan. Dengan 21 tembakan dan 58 persen penguasaan bola, tim tamu mampu memainkan pertandingan dengan keberanian tinggi.
Napoli memiliki xG yang sedikit lebih tinggi, tetapi jumlah gol yang tercipta tidak berpihak kepada mereka. Como justru menjadi tim yang lebih efektif dalam mengubah serangan menjadi gol.
Kemenangan Penting Como di Stadio Diego Armando Maradona
Menang di Stadio Diego Armando Maradona tentu menjadi hasil yang memiliki arti besar bagi Como. Stadion tersebut merupakan markas Napoli dan dikenal memiliki atmosfer kuat ketika dipenuhi pendukung tuan rumah.
Dengan jumlah penonton mencapai 45.000 orang, Como harus menghadapi tekanan besar sejak pertandingan dimulai. Namun, para pemain Lariani mampu menjaga fokus dan tetap menjalankan permainan.
Kemenangan ini tidak diraih dengan pendekatan pasif. Como menunjukkan keberanian untuk menguasai bola dan melakukan lebih banyak tembakan dibandingkan Napoli.
Keberhasilan tersebut menjadi gambaran bahwa Como mampu bersaing ketika menghadapi lawan kuat. Mereka tidak hanya mengandalkan pertahanan, tetapi juga membangun ancaman melalui permainan menyerang.
Napoli Perlu Mengevaluasi Hasil Pertandingan
Bagi Napoli, kekalahan ini menjadi hasil yang tentu membutuhkan evaluasi. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan puluhan ribu penonton, Partenopei gagal memanfaatkan kesempatan untuk meraih poin.
Napoli sebenarnya mampu memberikan respons setelah tertinggal. Gol Hojlund membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit.
Namun, respons cepat Como setelah gol penyama kedudukan menjadi masalah utama. Hanya beberapa menit setelah skor berubah menjadi 1-1, Napoli kembali kebobolan melalui Douvikas.
Pada babak kedua, Napoli telah melakukan beberapa pergantian untuk mengubah situasi. Kevin De Bruyne, Leonardo Spinazzola, Alisson Santos, Lorenzo Lucca, dan David Neres semuanya masuk untuk memberikan kontribusi baru.
Meski demikian, pertahanan Como mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Napoli tidak dapat menemukan gol kedua yang mereka butuhkan.
Jalannya Pertandingan Secara Singkat
Menit 17: Como Unggul 1-0
Martin Baturina membuka keunggulan Como setelah menerima assist dari Assane Diao.
Menit 30: Napoli Menyamakan Skor
Rasmus Hojlund mencetak gol untuk Napoli dengan assist dari Amir Rrahmani. Skor berubah menjadi 1-1.
Menit 34: Douvikas Bawa Como Kembali Memimpin
Tasos Douvikas mencetak gol setelah menerima assist dari Martin Baturina. Como kembali unggul 2-1.
Menit 37: Kartu untuk Di Lorenzo
Giovanni Di Lorenzo mendapatkan kartu akibat melakukan pelanggaran.
Babak Kedua Tanpa Tambahan Gol
Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain, tetapi skor 2-1 untuk Como bertahan hingga peluit akhir.
Como Menutup Laga dengan Tiga Poin Berharga
Pertandingan di Naples memperlihatkan pertandingan yang kompetitif sejak awal hingga akhir. Como memulai laga dengan gol Baturina, Napoli membalas melalui Hojlund, kemudian Douvikas mencetak gol yang akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Como unggul dalam penguasaan bola, jumlah tembakan, serta sentuhan di area pertahanan lawan. Statistik tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan mereka bukan hanya hasil dari permainan bertahan.
Napoli memiliki angka expected goals lebih tinggi, tetapi Como tampil lebih efektif dalam menyelesaikan pertandingan. Dua gol yang mereka cetak pada babak pertama cukup untuk mengamankan kemenangan 2-1.
Hasil ini membuat laga Napoli melawan Como menjadi salah satu pertandingan yang menarik untuk diperhatikan pada awal kompetisi Serie A. Como berhasil menunjukkan permainan berani dan disiplin, sementara Napoli harus menerima kenyataan kehilangan poin di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan di Stadio Diego Armando Maradona akan menjadi catatan penting bagi Como. Martin Baturina dengan satu gol dan satu assist, serta Tasos Douvikas dengan gol penentu, menjadi dua pemain yang memberikan kontribusi langsung terhadap kemenangan Lariani.
Sementara itu, Napoli harus kembali mengevaluasi pertandingan setelah gagal mempertahankan momentum pasca-gol penyama kedudukan Hojlund. Dengan kompetisi yang masih panjang, hasil ini menjadi pengingat bahwa setiap kesalahan dapat memberikan keuntungan kepada lawan.
Pada akhirnya, Como meninggalkan Naples dengan tiga poin setelah menang 2-1. Lariani berhasil menenggelamkan Partenopei melalui permainan yang berani, penguasaan bola yang lebih baik, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang pada babak pertama.
Tidak ada komentar