Al Ahli Taklukkan Damac 1-0 di Pekan Ke-10 Saudi Professional League 2026 Bola.co.id - Pertandingan pekan ke-10 Saudi Professional League ...
| Al Ahli Taklukkan Damac 1-0 di Pekan Ke-10 Saudi Professional League 2026 |
Bola.co.id - Pertandingan pekan ke-10 Saudi Professional League menghadirkan duel sengit antara Damac dan Al Ahli SC yang berlangsung pada 24 Februari 2026 pukul 02.00 WIB. Laga yang digelar di Prince Sultan bin Abdul Aziz Stadium, Abha, tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Al Ahli. Satu-satunya gol pada pertandingan ini dicetak oleh Franck Kessie pada babak pertama, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi tim tamu.
Pertemuan ini menjadi salah satu laga menarik dalam kompetisi Asia musim ini. Meski Damac tampil dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, efektivitas Al Ahli dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda utama. Pertandingan juga diwarnai dua keputusan gol yang dianulir melalui tinjauan VAR, menambah tensi tinggi sepanjang 90 menit.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Faisal Al Balawi, Damac langsung berinisiatif mengontrol permainan. Dengan dukungan publik tuan rumah, mereka mencoba membangun serangan melalui umpan-umpan pendek dan penguasaan bola yang rapi. Statistik menunjukkan Damac menguasai 60 persen ball possession sepanjang laga, termasuk dominasi pada awal babak pertama.
Namun, kejutan justru datang dari kubu Al Ahli. Pada menit ke-2, bola sempat bersarang di gawang Damac melalui aksi Edouard Mendy yang ikut maju dalam situasi bola mati. Akan tetapi, setelah dilakukan peninjauan melalui video assistant referee (VAR), gol tersebut dianulir karena pelanggaran dalam prosesnya.
Damac mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa upaya dilakukan melalui pergerakan pemain seperti Harkass dan Sylla yang tampil agresif di lini tengah. Meski demikian, pertahanan Al Ahli yang dikomandoi lini belakang disiplin mampu meredam setiap ancaman.
Pada menit ke-37, kebuntuan akhirnya pecah. Franck Kessie mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist dari Roger Ibanez. Gol tersebut lahir dari skema serangan efektif yang memperlihatkan ketajaman Al Ahli dalam memanfaatkan celah pertahanan Damac. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu dan bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Tekanan Damac dan Ketangguhan Al Ahli
Memasuki babak kedua, Damac meningkatkan tempo permainan. Mereka terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor, termasuk masuknya Al Hawsawi dan Okita guna menyegarkan lini serang.
Pada menit ke-65 hingga 80, intensitas pertandingan semakin meningkat. Damac mencatatkan total 13 tembakan sepanjang laga, jauh lebih banyak dibandingkan Al Ahli yang hanya melepaskan 4 percobaan. Namun, efektivitas menjadi masalah utama bagi tuan rumah karena minimnya peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan.
Al Ahli sendiri tampil lebih pragmatis. Mereka memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat. Kehadiran Riyad Mahrez memberikan dimensi kreativitas tambahan meski pada akhirnya ia ditarik keluar menjelang akhir pertandingan.
Drama kembali terjadi pada masa injury time. Pada menit 90+4, Damac sempat mencetak gol melalui Meite. Namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut kembali dianulir karena pelanggaran sebelumnya. Keputusan ini memicu protes dari para pemain tuan rumah, tetapi wasit tetap pada pendiriannya.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk Al Ahli tidak berubah. Kemenangan ini mempertegas konsistensi mereka dalam kompetisi Sepak Bola kasta tertinggi Arab Saudi musim 2026.
Statistik Pertandingan Damac vs Al Ahli
Penguasaan Bola dan Peluang
Damac mencatatkan 60% penguasaan bola, sementara Al Ahli hanya 40%. Dari segi peluang, Damac melepaskan 13 tembakan dibandingkan 4 milik Al Ahli. Meski unggul dalam kuantitas, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama hasil akhir pertandingan.
Expected Goals (xG)
Berdasarkan data expected goals (xG), Damac membukukan 0,35 xG, sedangkan Al Ahli mencatat 0,75 xG. Angka ini menunjukkan bahwa peluang Al Ahli memang lebih berkualitas meski jumlahnya lebih sedikit.
Wasit dan Stadion
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit Faisal Al Balawi asal Arab Saudi. Laga berlangsung di Prince Sultan bin Abdul Aziz Stadium, Abha, yang memiliki kapasitas sekitar 25.000 penonton. Atmosfer stadion cukup hidup sepanjang pertandingan meski tuan rumah gagal meraih poin.
Performa Kunci Pemain
Franck Kessie Jadi Penentu
Franck Kessie tampil sebagai pembeda lewat gol tunggalnya pada menit ke-37. Gelandang asal Pantai Gading tersebut menunjukkan ketenangan dan insting tajam di depan gawang. Kontribusinya menjadi faktor utama kemenangan Al Ahli.
Solidnya Lini Pertahanan Al Ahli
Selain Kessie, lini belakang Al Ahli juga layak mendapat apresiasi. Mereka mampu bertahan dengan disiplin meski berada di bawah tekanan sepanjang babak kedua. Blok pertahanan yang rapat serta koordinasi antarpemain membuat Damac kesulitan menembus area berbahaya.
Damac Kurang Efektif
Di sisi lain, Damac sebenarnya tampil cukup dominan dalam penguasaan bola. Namun, kurangnya ketajaman di lini depan membuat berbagai peluang tidak mampu dikonversi menjadi gol. Dua gol yang dianulir melalui VAR semakin mempertegas betapa tipisnya margin dalam laga ini.
Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan ini menjadi tambahan tiga poin berharga bagi Al Ahli dalam persaingan papan atas klasemen sementara. Dengan performa yang semakin stabil, mereka terus menjaga jarak dengan para pesaing utama di kompetisi musim ini.
Bagi Damac, kekalahan ini menjadi evaluasi penting, terutama dalam hal efektivitas serangan dan konsentrasi di momen krusial. Meski mendominasi permainan, hasil akhir menunjukkan bahwa kualitas peluang dan ketenangan di depan gawang menjadi faktor yang menentukan.
Siaran dan Informasi Tambahan
Laga Damac kontra Al Ahli disiarkan melalui BandSports (Brasil) dan aplikasi Thmanyah App (Arab Saudi). Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan penuh tensi, terutama akibat dua keputusan VAR yang memengaruhi jalannya laga.
Secara keseluruhan, duel pekan ke-10 ini memperlihatkan bahwa dominasi statistik tidak selalu menjamin kemenangan. Al Ahli membuktikan efektivitas dan kedisiplinan mampu mengatasi tekanan tuan rumah. Hasil 1-0 menjadi gambaran betapa ketatnya persaingan musim ini.
Tidak ada komentar